Makna Dibalik Lagu: Taylor Swift The Lakes

Untuk kau yang sering sekali perlu waktu untuk sendiri dan membtuhkan banyak waktu untuk merenung, acapkali kau perlu mendapat daerah yang pas dan cocok dengan situasi hati kamu. daerah yang special kadang kala menghasilkan kau terbebas dari semua masalah. gangguan dari dilema yang melibatkan kamu. Bisa saja ketika itu kau sedang berurusan dengan pacar, berurusan denganteman kerja, berurusan dengan kawan dekat atau berurusan dengan orang tua.

 

Beberapa orang kadang cuma perlu menyaksikan pantai untuk menenangkan pikiran, sebagian lagi cuma perlu menyaksikan gunung untuk menghasilkan fikiran plong, ada juga yang berbondong-bondong untuk menyaksikan suatu danau agar terbebas dari semua masalah.

 

Oleh alasannya itu, lagu “the lakes” seolah-olah diciptakan oleh Taylor Swift untuk pertanda bahwa orang-orang kadang butuh suatu daerah untuk bebas dari semua masalah. Jika diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia “the lakes” bermakna suatu danau, dengan artian bahwa Taylor Swift punya suatu daerah special untuk menenangkan pikiranya yakni dengan menyaksikan suatu danau.

 

Dari rumor yang meningkat sih, Danau yang disebutkan Taylor mengacu pada Lake District, di Inggris, yang dipahami selaku daerah paling romantis di Britania Raya. Rumor lainya menyampaikan bahwa danau yang dimagsudkan swift dalam lagu ini, mengacu pada danau “Windermere Lake” yang merupakan danau paling besar di Inggris, daerah asal Joe Alwyn, yang merupakan pacar dari Swift.

 

Oke, Untuk lebih lengkapnya lagi, yuk lah kita interpretasi dan maknai saja keseluruhan liriknya. simak hingga habis ya, kesimpulan ada di selesai tulisan.

 

Verse 1:

Is it romantic

Sangat romantis

how all my elegies eulogize me?

Mengapa semua puisi “elegies-ku” mengagung-agungkan ku?

I'm not cut out for all these cynical clones

Aku tak sanggup dipisahkan tuk jadi peniru sinis

These hunters with cell phones

Pemburu dengan penselnya

Lirik “Elegies” merupakan puisi melankolis, umumnya dimaksudkan untuk mengingat orang yang sudah meninggal, sedangkan “eulogize” merupakan penghormatan deskriptif untuk seseorang yang sudah meninggal. Kedua lirik tersebut (“Elegies” dan “eulogize”) merupakan metafora bahwa Swift selama ini senantiasa suka menulis lagu bernuansa kesediah ihwal putus cinta bagai puisi “eulogize” dan dari lirik-liriknya yang murung itulah Taylor Swift seolah dipuja oleh penggemarnya.

 

Sementara lirik “These hunters with cell phones” pertanda ihwal semua dilema yang Swift alami beberapa tahun ini, yang mesti berantem dengan Kanye West dan diteror melewati panggilan-panggilan ponsel.

 

Chorus:

Take me to the Lakes where all the poets went to die

Bawa saya ke Danau daerah semua penyair mati

I don't belong and, my beloved, neither do you

Aku bukan bab dari ini, dan kasih, kau pun juga

Those Windermere peaks look like a perfect place to cry

Puncak Windermere terlihat menyerupai daerah yang sesuai untuk menangis

I'm setting off, but not without my muse

dirikuku terseting mati, tetapi bukan tanpa renungan

Danau yang disebutkan Taylor rumornya  mengacu pada suatu danau berjulukan “Lake District,” di Inggris, yang dipahami selaku daerah paling romantis di Britania Raya.Lirik ini juga menyinggung "Lake Poets", sekelompok penyair Inggris yang seluruhnya tinggal di Lake District of England, pada paruh pertama kurun kesembilan belas, yang dianggap selaku bab dari Gerakan Romantis: William Wordsworth, Samuel Taylor Coleridge , dan Robert Southey.

 

Rumor lainya menyampaikan bahwa danau yang dimagsudkan swift dalam lagu ini, mengacu pada danau “Windermere Lake” yang merupakan danau paling besar di Inggris, daerah asal Joe Alwyn, yang merupakan pacar dari Swift.

 

Entah rumor mana yang benar tentang danau yang disenangi oleh Swift, yang terperinci di danau tersebut Swift menerima kedamaian hati yang sanggup menjadikannya merenung akan semua masalahnya dan bebas dari semua dilema tersebut

 

Verse 2:

What should be over burrowed under my skin

Apa yang semestinya terkubur di bawah kulitku

In heart-stopping waves of hurt

Dalam gelombang rasa sakit yang mendebarkan hati

I've come too far to watch some namedropping sleaze

Aku sudah tiba terlalu jauh untuk menyaksikan beberapa kejelekan “orang yang jahat”

Tell me what are my words worth

Katakan berapa nilai kata-kataku

Dalam lirik verse 2 ini, swift seolah menggambarkan Kembali ihwal semua dilema yang seolah menambah beban pikiranya, yang menghasilkan perasaanya sakit. dan daerah yang paling tepat untuk menetralisir semua rasa tersebut merupakan menyaksikan “danau yang ia sukai”

 

Bridge:

I want auroras and sad prose

Aku ingin cahaya aurora dan suatu syair sedih

I want to watch wisteria grow right over my bare feet

Aku ingin menyaksikan bunga wisteria berkembang tepat di atas kaki telanjang ku

'Cause I haven't moved in years

Karna tlah beberapa tahun saya tak sanggup berpaling

And I want you right here

Dan saya harapkan dirimu disini

A red rose grew up out of ice frozen ground

Mawar merah berkembang dari tanah beku es

With no one around to tweet it

Dengan tak ada seorangpun yang berupaya (mengunggahnya) di twitter

While I bathe in cliffside pools

Selagi mandi di bak segi tebing

With my calamitous love and insurmountable grief

Dengan cinta malapetaka dan kesedihan yang tak teratasi

Dalam lirik bridge ini, Swift seolah mengngembangkan pemikiran bahwa bukan cuma danau saja yang menghasilkan hatinya tenang. Melainkan ada beberapa daerah menyerupai cahaya aurora, bunga wisteria, atau kehadiran kekasinya semua hal tersebut juga sanggup menenangtkan pikirannnya.

 

Kesimpulan:

Setelah kita interpretasi dan maknai keseluruhan lirik lagunya, sanggup ditarik kesimpulan bahwa lagu “the lakes” milik Taylor Swift, untuk pertanda bahwa orang-orang kadang butuh suatu daerah untuk bebas dari semua masalah. Jika diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia “the lakes” bermakna suatu danau, dengan artian bahwa Taylor Swift punya suatu daerah special untuk menenangkan pikiranya yakni dengan menyaksikan suatu danau.

 

Dari rumor yang meningkat sih, Danau yang disebutkan Taylor mengacu pada Lake District, di Inggris, yang dipahami selaku daerah paling romantis di Britania Raya. Rumor lainya menyampaikan bahwa danau yang dimagsudkan swift dalam lagu ini, mengacu pada danau “Windermere Lake” yang merupakan danau paling besar di Inggris, daerah asal Joe Alwyn, yang merupakan pacar dari Swift.

 

Entah rumor mana yang benar tentang danau yang disenangi oleh Swift, yang terperinci di danau tersebut Swift menerima kedamaian hati yang sanggup menjadikannya merenung akan semua masalahnya dan bebas dari semua dilema layaknya dilema perkelahian Swift dengan Kanye West dan diteror melalui panggilan-panggilan ponsel.

 

Dalam lirik bridge, Swift juga seolah mengngembangkan pemikiran bahwa bukan cuma danau saja yang menghasilkan hatinya tenang. Melainkan ada beberapa daerah menyerupai cahaya aurora, bunga wisteria, atau kehadiran kekasinya semua hal tersebut juga sanggup menenangtkan pikirannnya.

 

Yang sanggup kita pelajari dari lagunya:

Sebagian besar dari kita sanggup sungguh cepat kehilangan keteguhan khususnya ketika sedang stres. Hal tersebut sanggup terjadi lantaran banyaknya pekerjaan yang kita laksanakan setiap hari, serta banyaknya tekanan dan kompetisi yang hebat ketat.

 

Hal tersebut sanggup menghasilkan kita kehilangan kendali ketika kita diuji melebihi batas. Jadi, bagaimana cara terbaik untuk menenangkan diri pada ketika kita stres atau emosi?

 

Lagu “the lakes” milik Taylor Swift di keseluruhan liriknya seolah menyampaikan bahwa untuk bebas dari semua dilema kadang kala kau mesti mengunjungi suatu daerah yang kita sukai. daerah yang Istimewa kadang kala menghasilkan kau terbebas dari semua masalah. gangguan dari dilema yang melibatkan kamu. Bisa saja ketika itu kau sedang berurusan dengan pacar, berurusan denganteman kerja, berurusan dengan kawan dekat atau berurusan dengan orang tua.

 

Beberapa orang kadang cuma perlu menyaksikan pantai untuk menenangkan pikiran, sebagian lagi cuma perlu menyaksikan gunung untuk menghasilkan fikiran plong, ada juga yang berbondong-bondong untuk menyaksikan suatu danau agar terbebas dari semua masalah.

 

Penutup:

kebanyakan dari kita senantiasa yakin bahwa setiap artis /penyanyi /penulis lagu yang baik, sanggup secara efektif menyodorkan banyak makna disetiap lagunya. Sehingga meskipun cuma satu lagu, setiap orang/setiap pendengar mampu meng-interpretasi banyak makna disetiap liriknya. jada, pada lagu ini, terserah kalian ingin memaknainya menyerupai apa ya. Interpretasi ini jauh dari kata tepat mengingat lagunya yang multitafsir, jadi jikalau ada fatwa lain dari lagu ini tulis komentar dibawah 😊

 

 

 

 

 

*Penulis lirik lagu the lakes merupakan Jack Antonoff & Taylor Swift. Lagu ini rilis tahun 2020. Sedangkan interpretasi pemaknaan pada lirik lagu ini berasal dari pertimbangan langsung penulis blog.

 

Taylor Swift the lakes (Official Video)