Skip to main content

Lirik Terjemahan Indo

follow us

6 (Materi) Unsur-Unsur Cuaca Dan Iklim + Alat Ukur (Atmosfer)

Rangkuman materi perihal unsur-unsur cuaca dan iklim serta alat ukurnya dan pengaruhnya terhadap kehidupan manusia. Pada kali ini kami akan membagikan salah satu materi yang biasanya dipelajari pada mata pelajaran IPS geografi SD/ MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA, yaitu perihal cuaca dan iklim.

Jika dipelajari secara mendalam, cuaca dan iklim berada dalam lapisan atmosfer bumi, khususnya yaitu lapisan troposfer. Lapisan troposfer dikenal sebagai lapisan atmosfer yang paling rendah dari lapisan atmosfer yang lain. Perlu anda ketahui, bahwa lapisan atmosfer dibagi menjadi 5 lapisan, mulai dari lapisan troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer, dan eksosfer. Untuk materi lengkapnya silahkan buka artikel : Pengertian 5 Lapisan Atmosfer dan Penjelasannya + Gambar

Pengertian Cuaca dan Iklim

Kembali ke topik artikel kita kali ini, jadi dalam cuaca dan iklim yang ada di atmosfer, mempunyai aneka macam unsur. Kaprikornus begini, berbicara perihal unsur-unsur cuaca dan iklim, cuaca dan iklim mempunyai unsur-unsur yang sama. Apa saja unsur cuaca dan iklim?  Jadi, unsur cuaca dan iklim terdiri dari : suhu udara (temperatur), tekanan udara, arah dan kecepatan angin, kelembaban udara, curah hujan, dan awan.

Namun, sebelum kami sampaikan 6 unsur cuaca dan iklim, akan kami sampaikan sedikit isu perihal pengertian cuaca dan iklim. Ya walaupun mungkin banyak pembaca yang tidak abnormal dengan istilah cuaca dan iklim, mungkin masih ada beberapa yang tidak ingat perihal apa itu cuaca dan iklim.

Cuaca adalah keadaan udara di suatu tempat yang relatif sempit dan jangka waktu yang relatif singkat. Coba amati lingkungan sekitar kalian, kini sedang cuaca apa? Panas kah? Atau sedang hujan? Berkaitan dengan pengertian cuaca, sering kita lihat cuaca yang ada di suatu tempat sedang berawan, atau mungkin hujan turun sangat lebat, tetapi di tempat lain cuaca sangat cerah. Jadi, keadaan cuaca hanya berlaku pada jangka waktu yang pendek.

Berbeda dengan cuaca yang menggambarkan keadaan udara pada suatu tempat dengan waktu yang relatif singkat, iklim adalah citra keadaan rata-rata udara dari suatu kawasan yang relatif luas dan dalam jangka waktu yang lama. Lama dalam hal ini yaitu setidaknya dalam jangka waktu  sekitar 30 tahun. Ilmu yang mempelajari iklim disebut  klimatologi. Jadi, sanggup disimpulkan bahwa perbedaan antara cuaca dan iklim terletak pada luas kawasan liputan dan lamanya waktu pengamatan.

Unsur-Unsur Cuaca dan Iklim

Seperti yang disampaikan di atas, bahwa cuaca dan iklim mempunyai unsur yang sama, mulai dari  suhu udara (temperatur), tekanan udara, arah dan kecepatan angin, kelembaban udara, curah hujan, dan awan. Yuk simak klarifikasi satu persatu perihal unsur cuaca dan iklim tersebut.

Unsur cuaca dan iklim 1 : Suhu udara (Temperatur)
Suhu udara atau lebih gampangnya kita sebut yaitu temperatur udara yaitu tingkat atau derajat panas dari acara molekul dalam atmosfer yang dinyatakan dengan skala Celcius, Fahrenheit, atau skala Reamur. Untuk mengukur suhu atau temperatur udara sanggup memakai alat yang berjulukan termometer.
unsur cuaca dan iklim serta alat ukurnya  6 (Materi) Unsur-Unsur Cuaca dan Iklim + Alat Ukur (Atmosfer)
 Suhu udara antara kawasan satu dengan kawasan lain tidaklah sama, mengapa? Hal ini alasannya ialah suhu udara dipengaruhi oleh beberapa hal. Apa saja hal yang mensugesti suhu udara  ini? Hal-hal yang mensugesti suhu udara antara lain :
a) Sudut Datangnya Sinar Matahari
b) Tinggi Rendahnya Tempat
c) Angin dan Arus Laut
d) Lamanya Penyinaran
e) Awan

Unsur cuaca dan iklim 2 :Tekanan Udara
Tekanan udara ialah tekanan yang ditimbulkan oleh beratnya lapisan udara. Satuan yang dipakai untuk mengukur tekanan udara dinyatakan dengan milibar (mb). Tekanan udara di suatu kawasan dari waktu ke waktu senantiasa mengalami perubahan. Ahli meteorologi mengukur tekanan udara dengan alat ukur yang dinamakan barometer.

unsur cuaca dan iklim serta alat ukurnya  6 (Materi) Unsur-Unsur Cuaca dan Iklim + Alat Ukur (Atmosfer)
Ada beberapa macam barometer antara lain, barometer air raksa dan barometer aneroid (barometer kering). Sesuai dengan namanya, barometer air raksa memakai media air raksa untuk pengukuran, sedangkan barometer aneroid tidak memakai materi cair. Nah, tekanan udara di suatu tempat atau kawasan dipengaruhi oleh 2 hal, yaitu tinggi rendahnya tempat dan temperatur udara yang ada.

Unsur cuaca dan iklim 3 : Kelembaban Udara
Kelembaban udara merupakan unsur cuaca dan iklim yang ketiga. Kelembaban udara sanggup dimaknai banyak sedikitnya uap air yang terkandung dalam udara. Alat yang dipakai untuk menghitung kelembaban udara ialah hygrometer.

unsur cuaca dan iklim serta alat ukurnya  6 (Materi) Unsur-Unsur Cuaca dan Iklim + Alat Ukur (Atmosfer)
Kelembaban udara sanggup dibedakan menjadi dua macam, yaitu kelembaban mutlak atau adikara dan kelembaban nisbi atau relatif. Kelembaban relatif ialah perbandingan banyaknya uap air yang terdapat dalam udara dengan jumlah uap air maksimum yang sanggup dikandung oleh udara dalam suhu yang sama (dalam persen). Sedangkan Kelembapan mutlak ialah banyaknya uap air yang terkandung dalam setiap 1 meter kubik udara.

Unsur cuaca dan iklim 4 : Angin
Dalam aturan Buys Ballot, "Angin bergerak dari kawasan maksimum ke kawasan minimum dan di potongan bumi utara berbelok ke kanan, serta di potongan bumi selatan berbelok ke kiri". Berdasarkan aturan tersebut, sanggup ditarik kesimpulan bahwa angin ialah udara yang bergerak dari tekanan maksimum ke tekanan minimum. Jika gerakan angin itu terjadi secara vertikal disebut current, sedangkan gerakan angin yang tidak teratur disebut turbulensi. Untuk mengukur kecepatan angin memakai alat pengukur yang disebut anemometer, satuan yang dipakai ialah knot per jam.

Setidaknya ada 7 jenis angin yang sering terjadi di Indonesia, untuk lebih mengenal jenis-jenis angin yang ada di Indonesia, silahkan buka artikel : 7 Jenis Angin yang Ada di Indonesia (Angin Darat, Laut, Fohn, Pasat, Lembah, dll)

unsur cuaca dan iklim serta alat ukurnya  6 (Materi) Unsur-Unsur Cuaca dan Iklim + Alat Ukur (Atmosfer)
Kecepatan angin mempunyai kekuatan yang berbeda, semakin besar kekuatan angin, maka akan semakin tinggi kecepatannya. Kecepatan angin yang ada di suatu kawasan dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain :
a) Gradien Barometer
Gradien barometer ialah perbedaan tekanan udara antara dua isobar pada jarak lurus 111 km. Makin besar nilai gradien barometer, makin besar kekuatan angin bertiup
b) Ketinggian Tenpat
Makin tinggi kedudukan suatu tempat, maka kecepatan angin akan semakin cepat pula, dan sebaliknya.
c) Letak Tempat di Bumi
Kecepatan arah angin di sekitar kawasan ekuator lebih besar bila dibandingkan dengan kawasan yang terletak jauh dari kawasan ekuator.

Angin mempunyai banyak manfaat yang sanggup dimaksimalkan untuk kehidupan, khususnya kehidupan manusia. Berikut ini ialah beberapa manfaat dari angin.
1) Mengetahui arah dan kecepatan angin di permukaan bumi membantu penentuan arah dan panjang landasan pesawat terbang
2) Untuk ramalan cuaca,
3) Untuk tenaga pelopor (menggerakkan kincir angin dan bahtera atau kapal layar)

Unsur cuaca dan iklim 5 : Awan
Awan ialah kumpulan tetesan air di udara. Awan terjadi alasannya ialah adanya pengembunan (kondensasi uap air di udara yang melampaui titik jenuh. Awan mempunyai bentuk yang beraneka ragam, contohnya awan bulu, awan berlapis, awan berkumpul.

Berdasarkan letak atau ketinggiaannya, awan dibagi menjadi 3 jenis awan, yaitu awan tinggi (ketinggian 6-12 km), awan menengah (ketiggian 3-6 km), dan awan rendah (ketinggian kurang dari 3 km).

Unsur cuaca dan iklim 6 : Hujan
Saya yakin pembaca semua pernah melihat dan mencicipi air hujan. Tetapi, apa para pembaca tahu, dari mana hujan berasal? Kaprikornus begini, air di permukaan bumi yang terdapat di laut, danau, sungai, salju, rawa, kolam, dan tempat berair lainnya mengalami penguapan (karena sinar matahari) menimbulkan udara menjadi lembap. Jika penguapan ini terjadi terus-menerus, uap air akan menjelma awan. Pembentukan awan yang terjadi terus-menerus menimbulkan awan menjadi semakin tebal, kemudian menjelma butir-butir air dan karenanya jatuh ke permukaan bumi sebagai hujan.
unsur cuaca dan iklim serta alat ukurnya  6 (Materi) Unsur-Unsur Cuaca dan Iklim + Alat Ukur (Atmosfer)
Curah hujan ialah sedikit banyak nya air hujan yang jatuh pada suatu tempat di permukaan bumi. Curah hujan di Indonesia cukup tinggi, rata-rata lebih dari 200 mm pertahun, kawasan dengan curah hujan tertinggi di Indonesia terdapat di Kranggan (Tenjo) di Jawa Tengah yang mencapai 6.680 mm, sedangkan kawasan yang mendapatkan curah hujan terendah terdapat di Lembah Palu (Sulawesi Tengah), yaitu kurang lebih 546 mm pertahun.

Curah hujan di suatu kawasan sanggup diketahui melalui alat pengukur curah hujan yaitu fluviometer, curah hujan dicatat setiap 24 jam dinyatakan dalam milimeter atau  inci. Alat penakar hujan ini harus diletakkan di tempat terbuka, sehingga tidak ada air yang masuk baik yang berasal dari flora atau bangunan di sekitarnya.

Orang lain juga membuka :
1. Pengertian 5 Lapisan Atmosfer dan Penjelasannya + Gambar
2. Perbedaan Gerak Epirogenetik & Orogenetik (Tektonisme) + Gambar

Faktor-faktor yang mensugesti curah hujan di Indonesia, antara lain :
1. kelembapan udara
2. Letak lintang
3. Topografi
4. Angin
5 Suhu
6. Arah lereng medan

Demikian ringkasan materi perihal unsur cuaca dan iklim beserta alat ukur yang ada di atmosfer bumi. Link Download Artikel sudah siap jikalau anda membutuhkan artikel ini. Buka juga artikel perihal ilmu IPS Geografi lain.
Agar mudah mengakses Blog Gue di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Blog Gue dari layar utama smartphone dengan klik ikon Blog Gue.

You Might Also Like: